Article Detail

Semboyan Hidup Pendidikan Indonesia

Gunakan waktumu isilah hidupmu

Tekunlah belajar giatlah belajar

Berantas kebodohan perangi kemiskinan

Habislah gelap terbit terang  

Hari depan cerlang

….


Syair lagu "Wajib Belajar" karya Restu Narwan Sutarmas dan H. Winarno selalu dinyayikan saat upacara Hardiknas 2 Mei setiap tahun. Makna syair lagu tersebut adanya ajakan kepada generasi muda untuk menggunakan waktu dan mengisi hidupnya dengan ketekunan dan giat belajar. Tekun dan giat belajar merupakan proses dalam pendidikan. Kata “pendidikan” itu sendiri mengandung makna yang sangat  dalam, karena dengan adanya pendidikan maka manusia bebas dari ketidaktahuan dan dan keterbelakangan.

Setiap kita memperingati hardiknas kita selalu teringat kepada tokoh pendidikan nasional Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara ( R.M Suwardi Suryadiningrat). Warisan penting dari Ki Hajar Dewantara dalam dunia pendidikan kita adalah semboyan abadi dalam dunia pendidikan. Semboyan tersebut adalah “Ing Ngarsa Sung Tuladha (dari depan, seorang pendidik harus memberikan teladan yang baik). Ing Madya Mangun Karsa (dari tengah, seorang pendidik harus dapat menciptakan prakarsa atau ide). Serta Tut Wuri Handayani (dari belakang, seorang pendidik harus bisa memberi arahan).

Makna dari “Ing Ngarsa Sung Tuladha” dapat diartikan bahwa sebagai seorang pemimpin, harus memiliki sikap serta perilaku yang patut untuk menjadi di contoh oleh pengikutnya. Sedangkan “Ing Madya Mangun Karsa” dapat diartikan bahwa seorang pemimpin juga harus bisa berada di tengah-tengah untuk dapat membangkitkan atau membentuk niat para pengikutnya untuk terus maju dan  melakukan inovasi. Kalimat terakhir adalah “Tut Wuri Handayani” yang berarti bahwa seorang pemimpin jika berada di belakang. Kalimat terakhir ini pun dapat diartikan harus dapat memberikan motivasi serta dorongan untuk semangat kerja bagi para pengikutnya.

Bila generasi muda dapat memahami, memaknai dan menghidupi semboyan tersebut dalam proses pendidikan diharapkan dapat membebaskan ketidaktahuan dan keterbelakangan sehingga dapat menuju masa depan yang cerah masyarakat adil makmur sejahtera. Seperti yang diharapkan juga dalam syair lagu Wajib Belajar

….

Gunakan waktumu isilah hidupmu
Tekunlah belajar giatlah bekerja
Jadikan tunas bangsa inti pembangunan
Adil makmur sejahtera
Merata bahagia

Semoga saat hardiknas tahun ini kita dapat semakin mampu mewujudkan semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara. Semoga
G.Hardiyanto
Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment